Kebanyakan situs kehilangan traffic organik bukan karena kontennya kurang, tapi karena masalah teknikal yang nggak pernah kelihatan di audit konten biasa. Halaman koleksi yang duplikat. URL produk yang orphan. Crawl budget yang kebuang buat variant filter atau route buatan plugin yang nggak ada yang cari. Di sinilah technical SEO benar-benar berguna, bukan nulis lebih banyak artikel blog, tapi benerin apa yang bikin Google nggak mau kasih kredit ke halaman yang udah lo punya.
Gw kerjain technical SEO di platform yang paling umum dipakai bisnis: Shopify buat ecommerce, WordPress buat situs konten dan jasa, dan stack custom (Nuxt, Laravel, Express) buat tim yang butuh dibangun dari nol. Pengalaman 8 tahun di sisi teknikal SEO: perilaku crawl, indexing, schema, dan kecepatan situs, terlepas dari situsnya dibangun pakai apa.
Duplicate Content dari Parameter URL
Shopify dan WordPress sama-sama bisa generate banyak URL untuk konten yang sama lewat filter atau kategori. Tanpa canonical tag yang benar, sinyal ranking Anda kepecah ke banyak halaman.
Crawl Budget dan Bloat
Setiap app atau plugin menambah beban crawl, kadang membuat Googlebot menghabiskan waktu di halaman yang tidak penting. Hasilnya, halaman yang seharusnya ranking malah kurang ter-crawl.
SEO Halaman Koleksi dan Archive
Halaman koleksi dan archive biasanya punya intent paling tinggi, tapi paling sering diabaikan. Deskripsi tipis dan pagination yang buruk membuat potensi ranking-nya tidak terpakai.
404 dan Redirect Chain
Migrasi platform atau ganti plugin sering meninggalkan link rusak dan redirect berlapis. Setiap loncatan membocorkan link equity dan membuat crawl lebih lambat.
Structured Data dan Schema
Schema yang benar membuat muncul rich result di pencarian. Kebanyakan theme dan plugin membawa schema yang tidak lengkap atau rusak tanpa disadari.
Catatan Per Platform
Shopify
Infrastruktur dasarnya udah bersih (hosting cepat, HTTPS, theme mobile-friendly), tapi urusan canonical, efisiensi crawl, dan kedalaman schema itu tergantung siapa yang bangun tokonya.
WordPress
Kontrol penuh datang dengan tanggung jawab penuh. Konflik plugin, beberapa plugin SEO, page builder, dan layer cache yang saling tumpang tindih, itu salah satu masalah technical SEO paling sering yang gw benerin.
Custom-built (Nuxt, Laravel, Express)
Nggak ada default platform buat diandalkan, artinya nggak ada yang otomatis kehandle. Tiap canonical tag, entry sitemap, dan blok schema harus dibangun sengaja, tapi ini juga berarti nggak ada yang berebut kontrol sama plugin.
Cara Kerja
Diagnosa Berbasis Data
Tiap project dimulai dari crawl pakai Screaming Frog dan review data Google Search Console asli, bukan asumsi.
Fokus Pada Akar Masalah
Gw diagnosa masalah dari apa yang benar-benar nahan indexasi atau ranking situs lo, bukan checklist generik.






